RATU SAN RIBU BURUH KEPUNG DPR RI DI MAY DAY 2026: “CABUT OUTSOURCING, SAHKAN RUU PERLINDUNGAN PEKERJA PLATFORM”
Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, Aliansi Serikat Pekerja Indonesia yang terdiri dari KSPI, KSPSI, FSPMI, dan Buruh TKBM Pelabuhan Tanjung Priok serta aliansi pekerja platform digital menggelar aksi massa di depan Gedung DPR RI, Jakarta Jumat 1 Mei 2026.
Aksi yang diikuti lebih dari 100.000 buruh dari Jabodetabek ini menyuarakan 4 tuntutan utama kepada DPR RI dan Pemerintah:
1. Cabut Klaster Ketenagakerjaan UU Cipta Kerja
Buruh menilai pasal-pasal dalam UU Cipta Kerja merugikan pekerja terkait pesangon, sistem kontrak, dan waktu kerja. Mendesak DPR segera melakukan revisi.
2. Hapus Sistem Outsourcing Secara Permanen
Aliansi mendesak DPR mengesahkan RUU Pembatasan Outsourcing agar tidak ada lagi praktik alih daya seumur hidup yang menghilangkan jaminan kerja tetap.
3. Kenaikan Upah Minimum 2026 Sebesar 10%
Buruh menuntut kenaikan UMP 2026 yang sesuai dengan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan kebutuhan hidup layak. Angka 10% dianggap sebagai titik tengah yang wajar.
4. Segera Sahkan RUU Perlindungan Pekerja Platform Digital, Dengan jumlah pekerja ojek online, kurir, dan freelancer mencapai 4,5 juta orang, aliansi mendesak DPR segera mengesahkan RUU yang memberikan jaminan sosial, upah layak, dan kepastian hukum bagi pekerja platform.
*Pernyataan Resmi Aliansi Serikat Pekerja:*
“Kami datang ke DPR bukan untuk membuat kerusuhan, tetapi untuk mengingatkan wakil rakyat bahwa suara buruh adalah suara rakyat. Jika 4 tuntutan ini tidak dipenuhi, maka May Day 2027 akan menjadi gelombang yang lebih besar,” tegas Said Iqbal, Presiden KSPI sekaligus juru bicara aliansi.
Pukul 11.00 WIB, perwakilan 15 orang dari aliansi diterima Komisi IX DPR RI untuk menyampaikan tuntutan secara langsung. Aliansi memberi waktu hingga 30 hari kepada DPR untuk menindaklanjuti.
Aksi berlangsung damai sejak pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB. Polri mengerahkan 3.000 personel untuk pengamanan. Ruas Jalan Gatot Subroto dan Gerbang Pemuda ditutup sementara.
** Narahubung Media :
Muhammad Muhlis
Editor Media Antusias http://Publik.Com
HP: [0878-7227-9160]
Email redaksi : muhliswira326@gmail.com

.png)





