Mobil Dinas Desa Bersujud Diduga Berubah Bak Kendaraan Pribadi, Warga Desak Inspektorat Tanah Bumbu Audit Total Aset Desa Bersujud

Mobil Dinas Desa Bersujud Diduga Berubah Bak Kendaraan Pribadi, Warga Desak Inspektorat Tanah Bumbu Audit Total Aset Desa Bersujud

Media Antusuis Publik.Com

Tanah Bumbu – 10 Juni 2026 -Dugaan penyalahgunaan aset desa kembali mencuat dan menjadi perbincangan warga di Kabupaten Tanah Bumbu. Kali ini, sorotan tertuju pada sebuah kendaraan operasional milik Pemerintah Desa Bersujud yang diduga tidak lagi digunakan sebagaimana mestinya untuk kepentingan pelayanan masyarakat.

Mobil operasional desa jenis Mitsubishi Xpander yang diketahui merupakan aset pemerintah desa tersebut disebut-sebut lebih sering berada di kediaman pribadi Kepala Desa Bersujud, Jumriadi, dibandingkan di lingkungan kantor desa.

Kondisi itu memunculkan pertanyaan dan kecurigaan dari sejumlah warga yang menilai keberadaan kendaraan dinas tersebut seharusnya lebih mudah diakses untuk menunjang kegiatan pelayanan publik.

Salah seorang warga Berinisial A yang meminta namanya tidak dipublikasikan mengaku prihatin atas kondisi tersebut.

“Mobil itu dibeli menggunakan uang negara untuk kepentingan masyarakat. Tapi yang sering kami lihat justru kendaraan tersebut berada di rumah pribadi, dan sering dibawah liburan ke Banjarmasin bukan di kantor desa,” ujarnya.

Sorotan warga semakin menguat setelah muncul dugaan adanya perubahan identitas kendaraan. Menurut keterangan sejumlah warga, kendaraan yang sebelumnya menggunakan tanda khusus sebagai kendaraan operasional pemerintah desa kini terlihat menggunakan pelat nomor berwarna putih.

Tak hanya itu, atribut dan identitas yang menandakan kendaraan tersebut sebagai aset Pemerintah Desa Bersujud, termasuk logo operasional desa Bersujud dan lambang Kabupaten Tanah Bumbu, disebut sudah tidak lagi terlihat pada badan kendaraan.

“Sekarang tampilannya seperti mobil pribadi. Identitas sebagai kendaraan operasional desa tidak tampak lagi seperti sebelumnya,” ungkap warga lainnya.

Sejumlah warga juga mengaku jarang melihat kendaraan tersebut digunakan dalam kegiatan pelayanan masyarakat maupun aktivitas pemerintahan desa.

“Kalau untuk kegiatan desa, mobil itu jarang terlihat. Yang lebih sering terlihat justru berada di rumah kepala desa,” kata seorang warga.

Dugaan tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut pengelolaan aset yang dibiayai melalui anggaran negara. Dalam ketentuan pengelolaan aset desa, setiap barang milik desa wajib digunakan sesuai peruntukannya, tercatat dalam administrasi pemerintahan desa, serta tidak dapat dialihkan maupun diubah statusnya tanpa prosedur yang sah.

Penggunaan kendaraan operasional untuk kepentingan di luar tugas kedinasan berpotensi menimbulkan persoalan administrasi dan tata kelola pemerintahan apabila tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Atas dasar itu, warga mendesak Inspektorat Kabupaten Tanah Bumbu untuk melakukan pemeriksaan dan audit menyeluruh terhadap pengelolaan aset Desa Bersujud, termasuk penggunaan kendaraan operasional tersebut.

“Kami meminta Inspektorat tegas turun langsung melakukan audit. Jika memang tidak ada pelanggaran, sampaikan hasilnya secara terbuka kepada masyarakat. Namun apabila ditemukan penyimpangan, maka harus ada tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas seorang warga.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan klarifikasi dan pemeriksaan guna memastikan seluruh aset desa dikelola secara transparan, akuntabel, dan benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Bersujud, Jumriadi, belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai dugaan yang disampaikan sejumlah warga tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak yang disebut dalam pemberitaan ini sesuai Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

“Aset desa adalah milik masyarakat. Karena itu penggunaannya harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik,” tutup A salah seorang warga.”

Pimred : Muhammad Muhlis

  • Siber : Media Antusuis Publik.Com
  • Sumber : Hallion

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *