E PLURIBUS UNUM: DARI KECAMATAN KE RT/RW, JAKARTA UTARA SATU SUARA – “STOP BAKAR SAMPAH!”
*Instruksi Gubernur No.5/2026 Jadi Kompas, PPSU Siap Jemput, Warga RW07 Tugu Selatan Sepakat
Media Antusias Publik.Com
Jakarta Utara – Gerakan anti bakar sampah menguat ab initio dari pusat hingga akar rumput ex unanimitate. Rangkaian pernyataan resmi dari Kecamatan, Kelurahan, Kasudin LH, RT/RW menegaskan: pembakaran sampah dilarang keras demi hukum dan kesehatan ipso jure.
- KOMPAS MORAL TINGKAT KECAMATAN
@kecamatankoja mengingatkan ad litteram: “Mari jadikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai kompas moral dalam melangkah menuju Indonesia yang lebih maju, bersatu, dan berdaulat”. Pancasila sine qua non arah pembangunan pro bono publico.
- DEKLARASI HUKUM KELURAHAN
H. Suaib, SH., MM., tegas ex cathedra: “Kami sangat mengharapkan semua masyarakat harus mematuhi aturan yang ditetapkan Pemerintah Tingkat Kelurahan. Kami akan mendeklarasikan Instruksi Gubernur No.5 Tahun 2026”. Dura lex, sed lex – hukum tetap hukum.
- HIMBAUAN LINGKUNGAN RT/KELURAHAN
Sekel Yulia : “Kita sampaikan kepada masyarakat jangan lagi membakar sampah” ipso facto.
Ketua RT02 Elysabet bertanya quomodo: “Bagaimana cara menyampaikan pada masyarakat hingga dia mau mengerti arahan kami terkait pembakaran sampah?”
- PENJELASAN ILMIAH + HUKUM DARI KASUDIN LH
Ivan, Perwakilan Kasudin LH Edy : “Karena bakar sampah, karena ‘asep’-nya tersebut bisa menimbulkan penyakit. Mari kita menjaga kesehatan, itu sangat penting sekali”.
Tambah nya menambahkan: Asap mengandung PM2.5, dioksin, furan bersifat karsinogenik. Ex nunc hirup tiap hari = ISPA, asma, kanker paru. Salus sanitatis suprema lex.
- KESEPAKATAN WARGA RW07 TUGU SELATAN
Hasil musyawarah: “Hasil dari pembicaraan kita sama-sama dan sepakat, di wilayah RW07 Tugu Selatan dilarang membakar sampah” consensus ad idem. Keputusan erga omnes berlaku untuk seluruh warga.
- SOLUSI TUNTAS DARI LURAH
Lurah Tugu Selatan Suparman tutup celah alasan warga in concreto: “Sampah jangan dibakar. Kalau perlu anggota kami dari PPSU, akan mengambilnya” ad litteram. PPSU jadi ultimum remedium jemput sampah ke rumah.
- Siber : Media Antusias Publik.Com
- Editor : Muhammad Muhlis

.png)





