Momentum Prabowo: 166 Sekolah Rakyat Hadir untuk Masa Depan Indonesia
Media Online Antusias Publik
Presiden Prabowo Subianto hari ini, 12 Januari 2026, meluncurkan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Ini adalah langkah besar dalam meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Sekolah Rakyat ini tidak hanya tempat belajar, tapi juga pusat pemberdayaan keluarga.
** Program Sekolah Rakyat **
- Tujuan Meningkatkan akses pendidikan dan mengurangi angka kemiskinan.
- Lokasi 166 titik di 34 provinsi, dengan 15.945 siswa sudah mengikuti pembelajaran
- Fasilitas,Teknologi digital, laptop, dan papan digital interaktif.
- Target,500 sekolah rakyat pada 2029, dengan kapasitas 500 ribu siswa.
Presiden Prabowo juga menargetkan 30.000 siswa akan menikmati pendidikan di Sekolah Rakyat pada akhir 2026.
Ini adalah momentum penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memutus rantai kemiskinan.
Prabowo Subianto juga menegaskan beberapa hal penting, di antaranya:
- Komitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan, Pembangunan infrastruktur rumah sakit,penambahan fakultas kedokteran,dan percepatan pencetakan tenaga medis,khususnya dokter spesialis.
- Pemberantasan korupsi, Negara tidak akan tinggal diam menghadapi pelanggaran yang merugikan rakyat dan bertekad menegakkan hukum tanpa kompromi dan tanpa pandang bulu.
- Peran aktif di kancah internasional,Indonesia siap mengirim 20.000 pasukan perdamaian ke Gaza maupun wilayah konflik lain bila diputuskan PBB.
- Penghormatan kepada pendahulu,Prabowo menghargai jasa Jokowi yang telah memimpin Indonesia selama 10 tahun dan jasanya patut dihargai .
Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan beberapa prioritas utama dalam RAPBN 2026, di antaranya:
- Ketahanan Pangan, mencapai swasembada pangan, terutama beras dan jagung, untuk stabilitas harga dan kesejahteraan petani.
- Ketahanan Energi, meningkatkan produksi minyak dan gas, serta transisi menuju energi bersih.
- Pendidikan Bermutu, meningkatkan anggaran pendidikan menjadi 20% dari APBN, sekitar Rp757,8 triliun di tahun 2026.
- Kesehatan,meningkatkan akses layanan kesehatan dengan anggaran Rp244 triliun di tahun 2026.
- Pertahanan,memperkuat pertahanan semesta untuk menjaga kedaulatan bangsa.
Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya efisiensi dan efektivitas belanja negara, serta meningkatkan pendapatan negara melalui pajak dan pengelolaan sumber daya alam .
Kalsel,Senin 12 Januari 2026
Pimpinan Redaksi MAP Muhammad Muhlis
Link:https://mediaantusiaspublik.com
