Kemenlu Iran: Penutupan Selat Hormuz Akibat Kesalahan AS, Bukan Kegagalan Negosiasi
Media Antusias Publik.Com
Teheran,Iran – Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa potensi penutupan Selat Hormuz merupakan konsekuensi dari tindakan Amerika Serikat, bukan akibat kegagalan proses negosiasi.
Juru bicara Kemenlu Iran, Baghaei, menyatakan bahwa Amerika Serikat mengejar “penyerahan total” Iran, bukan negosiasi. Menurutnya, pendekatan Washington adalah memaksakan kehendak, bukan proses politik yang nyata.
“Iran tidak pernah meninggalkan meja perundingan. Amerika dalam waktu kurang dari 9 bulan telah dua kali meninggalkan meja perundingan. Formula kegagalan ini seharusnya tidak diulang,” tegasnya.
Terkait Selat Hormuz, Iran menjelaskan bahwa sebelum 28 Februari selat tersebut masih terbuka. Namun setelah AS dan rezim Zionis menggunakan wilayah negara-negara pesisir Teluk Persia untuk melakukan serangan, Iran mengambil tindakan timbal balik.
Iran juga menekankan bahwa proposal timbal balik untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz sebelum dialog apa pun telah disampaikan.
Selain itu, Iran mengingatkan bahwa menurut hukum internasional, blokade laut termasuk dalam kategori tindakan perang.
Pernyataan ini disampaikan sebagai tanggapan atas meningkatnya ketegangan terkait keamanan Selat Hormuz, jalur vital perdagangan minyak dunia.
Siber : Media Antusias Publik.Com
Editor : Muhammad Muhlis
Sumber : Mehr News Agency, mehrnews.com
Teheran Iran
