PUTIN: USULAN RUSIA UNTUK MEMINDAHKAN URANIUM DIPERKAYA IRAN MASIH DI ATAS MEJA
Media Antusias Publik.Com
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa usulan Moskow untuk memindahkan stok uranium yang diperkaya Iran ke luar negeri masih menjadi opsi dalam perundingan nuklir.
Pernyataan itu muncul di tengah ketegangan yang kembali memanas antara Iran dan Amerika Serikat,Moskow, 21 Mei 2026.
Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova, Rusia pernah menawarkan untuk mengekspor cadangan uranium diperkaya Iran ke wilayahnya. “Inisiatif ini masih di atas meja,” ujarnya pada Rabu, 21 Mei 2026.
Zakharova menegaskan bahwa keputusan sepenuhnya berada di tangan Teheran. “Hanya Iran yang berhak memutuskan apakah akan mengekspornya keluar wilayah Iran, dan jika ya, ke mana,” katanya.
Putin sendiri sebelumnya mengatakan Moskow siap mengulang skema serupa yang dilakukan pada 2015. Rusia bersedia mengangkut dan menyimpan uranium diperkaya Iran sebagai upaya meredakan kekhawatiran Barat.
“Kami siap memberikan layanan tersebut jika para pihak menganggap perlu,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada 17 April 2026.
Usulan ini sempat dibahas Putin dengan Presiden AS Donald Trump dalam percakapan telepon pekan lalu, namun ditolak oleh Washington. Trump menegaskan posisi AS adalah memastikan uranium Iran diamankan, bukan dipindahkan ke Rusia.
Kremlin menyebut usulan tersebut saat ini tidak sedang dinegosiasikan secara aktif, tetapi Rusia tetap terbuka jika dibutuhkan.
Moskow menegaskan tidak ingin melihat Iran memiliki senjata nuklir, tetapi mendukung hak Iran mengembangkan program nuklir sipil sesuai Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir 1970.
Siber : Media Antusias Publik.Com
Editor : Muhammad Muhlis
Sumber: Reuters, Al Jazeera, Axios, Kremlin.

.png)





