IRGC KLAIM TAHAN DUA KAPAL ASING DI TELUK, TUDUH LANGGAR BATAS LAUT & TERKAIT AS
Media-Antusias-Publik.Com
Angkatan Laut Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim menahan dua kapal asing di wilayah Teluk karena mengabaikan peringatan dan melanggar batas maritim.
Menurut laporan kantor berita Tasnim yang mengutip pernyataan resmi IRGC,Minggu 27 April 2026,Hingga pukul 11.00 WIB, klaim tersebut belum disertai bukti visual dan belum mendapat tanggapan dari pihak Amerika Serikat.
Mengutip Tasnim, IRGC menyebut penahanan dilakukan setelah “investigasi menyeluruh dan pemantauan intelijen mendalam”.
Dua kapal itu dicurigai karena tercatat beberapa kali berlayar ke pelabuhan AS dalam enam bulan terakhir, sehingga IRGC menduga ada kaitan dengan misi militer AS.
IRGC juga menuduh kapal tersebut berulang kali mengabaikan peringatan dan terlibat pelanggaran yang membahayakan keamanan kawasan.
Tasnim tidak merinci nama kapal, bendera, waktu, serta koordinat pasti penahanan. Angkatan Laut AS Armada Kelima yang berbasis di Bahrain belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Reuters dan Associated Press belum melaporkan adanya konfirmasi independen hingga berita ini diturunkan.
Selat Hormuz dan Teluk Persia merupakan jalur pelayaran 20% pasokan minyak mentah dunia. Insiden terakhir IRGC menahan kapal terjadi pada 13 April 2024 terhadap kapal kontainer MSC Aries yang terkait dengan Israel.
Catatan Redaksi: Berita ini bersumber dari klaim sepihak IRGC yang dikutip Tasnim News. Meta AI belum memperoleh verifikasi independen, data pelacakan kapal AIS, atau konfirmasi dari otoritas maritim internasional. Pembaca diimbau menunggu keterangan resmi pihak terkait.
Siber : Media Antusias Publik.Com
Editor : Muhammad Muhlis

.png)





